Pages

Pages - Menu

Thursday, May 9, 2013

GEJALA DAN CARA MENGATASI MASALAH POWER STEERING

Perangkat power steering di mobil selain memberi kemudahan juga menyuguhkan kenyamanan dalam pengendalian. Berkat peranti itu, pengemudi tak usah bersusah payah memutar roda kemudi saat ingin memutar haluan atau ingin memutar arah mobil. Namun, bila perangkat itu bermasalah, pengemudi dan penumpang akan merasa sangat terganggu. Bahkan, power steering yang rusak atau tiba-tiba seret dan berat bisa berpotensi memicu kecelakaan.

Berikut cara mengatasi permasalahan yang terjadi pada power steeringdiantaranya:

  • Putaran power steering berat
Ada beberapa hal yang menyebabkan power steering berat diantaranya :
  1. Tekanan dari pompa yang tidak maksimal karena telah aus. Hal itu bisa terjadi karena adanya kebocoran pada selang oli atau minyak power steering.
  2. Oli atau minyak yang telah habis. Cara kerja power steering hidrolik sangat tergantung pada keberadaan oli. Pasalnya, cairan itulah yang memberikan tekanan fluida, sehingga pompa dan komponen lainnya di sistem power steering bekerja.
  3. Seal di rak pinion tidak dalam posisi yang tepat. Ketidaktepatan sealworm steering dapat menimbulkan kebocoran minyak atau oli. Akibatnya, tekanan oli juga kurang kuat sehingga putaran power steering pun semakin berat.
  4. Baut rack pinionworm steering terlalu kencang. Baut yang terlalu kencang akan menyebabkan putaran power steering berat, meski oli lancar mengalir. Karena itu, segera setel ulang bila menemui gejala itu.
  5. Ball joint telah aus. Bila peranti itu telah aus yang ditandai dengan kondisi kering, segera ganti.
  • Power steering berisik atau mendengung
Penyebab power steering mendengung adalah selang yang telah aus dan pompa bocor. Selang yang telah aus, terutama banyak rajutan benang yang putus, akan mengganggu aliran fluida. Seretnya aliran cairan itulah yang menyebabkan getaran dan suara mendengung sehingga perlu dilakukan pemeriksaan berkala terhadap kondisi selang tersebut. Sedangkan pompa yang bermasalah biasanya berasal dari oli yang bocor. Akibat kebocoran itu, dinding pompa yang saling bergesekan dengan blade rusak. Hal itu lantaran mereka saling bergesekan tanpa ada pelumas.

0 komentar:

Post a Comment